Climate Change Effect
![]() |
| clifbar.com |
Climate Change atau perubahan
iklim adalah salah satu masalah yang dihadapi oleh dunia saat ini, karena
akibat dari perubahan iklim ini timbul masalah baru yang menjadi ekor dari perubahan
iklim ini. Dampak yang secara langsung kita rasakan seperti kenaikan suhu
udara, curah hujan yang tinggi, cuaca yang selalu berubah – ubah dan tentu saja
kenaikan tingkat air laut.
Indonesia merupakan negara kepulauan yang
memiliki iklim tropis yang heterogen dan rentan terhadap dampak perubahan iklim
regional dan global. Perubahan iklim makro dan mikro dapat mempengaruhi
penyebaran penyakit menular, termasuk penyakit tular vektor nyamuk. Peningkatan
kelembaban dan curah hujan berbanding lurus dengan peningkatan kepadatan
nyamuk, sedangkan suhu mempunyai batas optimum bagi perkembangbiakan nyamuk
antara 25-27°C.
![]() |
| sumber : maritim.go.id |
Laporan IPCC (2007) memperlihatkan adanya pengaruh
secara global perubahan iklim pada biologi dan sistem sosial. Peristiwa langka
(fenomena) yang terjadi termasuk siang dan malam yang lebih hangat, peningkatan
curah hujan, peningkatan frekuensi badai, dan dampak beberapa wilayah akibat
curah hujan rendah. Cuaca ekstrim meningkatkan risiko penyebaran penyakit
menular termasuk penyakit berbasis vektor (vector
borne diseases).
Selain vector
borne diseases, perubahan iklim terutama curah hujan juga meningkatkan
frekuensi terjadinya water borne disease.
Penyakit – penyakit seperti leptospirosis, kolera, dan diare semakin menjadi –
jadi, daerah yang dulunya jarang terjadi leptospirosis tiba – tiba terjadi KLB.
Climate change adalah suatu hal yang
tidak bisa diperbaiki lagi, namun kita tetap bisa mencegah dan menangguilangi
dampak dari perubahan iklim ini. Contohnya adalah melakukan gaya hidup yang
bersih agar terhindar dari penyakit menular yang bisa saja terjadi di sekitar
kita akibat dari perubahan suhu, curah hujan, dll.
Jadi, kita sebagai kaum Milenials haruslah
lebih peduli dengan keadaan bumi, sebab kalau bukan kita yang mencegah semua
ini, who could possibly do it?
LOVE THE EARTH
FOR THE BETTER FUTURE AHEAD
![]() |



semoga penulisnnya nda gelisah ,sehag selalu
ReplyDeleteimutnya
ReplyDeleteSesuai karakter penulis, temanya
ReplyDeleteSa sudah baca erik kau juga nanti harua baca punyakuπ
ReplyDeleteMantapππ»ππ»
ReplyDeletemantul
ReplyDeleteAda yang jual galon ?
ReplyDeleteW-WOW :0
ReplyDeleteketeralayan
DeleteSukses erick imut ehe
ReplyDeleteGood erickπππ
ReplyDeleteImutnyaa
ReplyDeleteMantap rick πππ
ReplyDeleteBeh Kanda
DeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeletemantul
ReplyDeleteMantul erick
ReplyDeleteERIK MAKAN KANJI ERIK JI
ReplyDeleteSemoga bermanfaat
ReplyDeleteWadaw
ReplyDeleteMANTAP KAK☺☺
ReplyDeleteMantapp kak
ReplyDeleteπππ
ReplyDeleteπππ
ReplyDeleteImutnyaa
ReplyDeleteMantap kakk
ReplyDeleteSaran nih, kalo bisa datanya bisa di-update lagi. Penulisan udah cukup baik. Tingkatkan lagi ya.
ReplyDeleteMasaaaa
ReplyDeleteEriiiicckkkkk.....
ReplyDeleteBingung mau komentar apa
ReplyDeleteGoodππ»
ReplyDeleteComent
ReplyDeleteπ
ReplyDeleteKeren kak:)
ReplyDeleteFressh artikell, erik jieeee saya
ReplyDeleteWow jutaan orang tak menyadarinya
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteErick semakin terdepann ;)
DeleteImutnya penulisnyaa
ReplyDeleteKo bohong toh
ReplyDeletePadahal kau dibikinkan ewh
DeleteBiasa ji. Wkwkwkwk la Erik somba
ReplyDeleteTidadami kalah imut erick haaa
ReplyDeleteMantap om
ReplyDeleteNda terkalahkan imutnya erick hem
ReplyDeleteWah, informasinya sangat penting dan bermanfaat :)
ReplyDeletesemoga bisa menjadi referensi bagi semua pembaca:) ashiap
ReplyDelete